Frequently Asked Question.

Bacatulis adalah wadah penerbitan karya literasi secara digital yang didirikan sejak Maret 2017. Apa saja karya yang dapat diterbitkan di Bacatulis? Bacatulis menerima semua jenis naskah dari beragam genre tulisan. Bacatulis menerima naskah buku (fiksi maupun non-fiksi), majalah, bahan kuliah, kumpulan tulisan dan/atau modul kelompok.

Bacatulis tidak memungut biaya apapun dari penulis yang ingin menerbitkan karya mereka. Di sisi yang lain, menerbitkan karya di Bacatulis, setiap penulis sudah menjadi bagian nyata dalam meningkatkan kualitas masyarakat di Indonesia.

Para penulis yang menerbitkan naskahnya di Bacatulis akan mendapatkan empat puluh (40) persen dari total penjualan karyanya sebagai royalti. Royalti akan diberikan setiap tiga bulan dengan jangka waktu sebagaimana ditentukan dalam kontrak antara penulis dan Bacatulis.

Selama kontrak penerbitan dengan Bacatulis masih berlaku, maka penulis tidak diperbolehkan untuk menerbitkan karyanya dalam versi apapun dengan pihak atau penerbit lain. Hal ini untuk memastikan tidak ada terjadi sengketa yang tidak diinginkan. Jika kontrak antara penulis dan Bacatulis tersebut sudah habis dan tidak diadakan perpanjangan, maka hal menerbitkan di penerbit lain menjadi hak bagi penulis.

Kontrak penerbitan antara penulis dan Bacatulis akan berlaku 1 (satu) tahun sejak disepakati bersama dan dapat diperpanjang kembali sesuai kesepakatan bersama.

Pertama-tama, semua produk di Bacatulis adalah produk digital, seperti buku digital, majalah digital, bahan kuliah digital maupun modul digital. Namun naskah jenis lain juga dapat dipertimbangkan untuk diterbitkan dalam bentuk produk digital sejauh sesuai dengan Syarat & Ketentuan yang diberlakukan oleh Bacatulis.

Karena Bacatulis berkomitmen menjadi bagian dari solusi peningkatan kualitas literasi masyarakat, maka setiap sepuluh (10) persen dari setiap produk terjual akan dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan ataupun donasi untuk peningkatan kualitas literasi masyarakat di daerah-daerah pedalaman.

Seluruh pemasukan yang berasal dari 10 persen dari setiap produk terjual akan diakumulasikan selama enam bulan dan dialokasikan untuk membiayai inisiatif di daerah pedalaman yang terkait dengan kegiatan-kegiatan literasi, seperti pengadaan bahan-bahan bacaan, pembangunan perpustakaan kampung ataupun pengadaan pelatihan-pelatihan tertentu bagi masyarakat.